Kamis, 22 April 2021

Surat Al mudatsir ayat 21-30

ثُمَّ نَظَرَۙ - ٢١


Kemudian dia (merenung) memikirkan,


ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَۙ - ٢٢


lalu berwajah masam dan cemberut,


ثُمَّ اَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَۙ - ٢٣


kemudian berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,


فَقَالَ اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ يُّؤْثَرُۙ - ٢٤


lalu dia berkata, “(Al-Qur'an) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu).


اِنْ هٰذَآ اِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِۗ - ٢٥


Ini hanyalah perkataan manusia.”


سَاُصْلِيْهِ سَقَرَ - ٢٦


Kelak, Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar,


وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سَقَرُۗ - ٢٧


dan tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?


لَا تُبْقِيْ وَلَا تَذَرُۚ - ٢٨


Ia (Saqar itu) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan,


لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِۚ - ٢٩


yang menghanguskan kulit manusia.


عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَۗ - ٣٠


Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).

1 komentar: